Self Healing 2.0

Selama ini Saya selalu mencari ketenangan diri, mencoba mendapatkan fokus yang Saya miliki sewaktu kecil. Belakangan semuanya berantakan, realita di hadapan terasa blur. Sampai akhirnya Allah berikan hidayah kepada Saya untuk mulai lagi belajar syariat agama melalui kajian-kajian para Ustadz yang tersedia di Youtube. Mungkin ini terkesan simpel, tapi ketika mendengar ceramah-ceramah tersebut, pintu hati yang telah lama beku mulai terbuka kembali, ada kalanya Saya akan menangis ketika menyadari ternyata Allah SWT itu sayang sekali kepada Saya dan ternyata selama perjalanan hidup, masih banyak yang perlu Saya pelajari mengenai Islam.

Salah satu yang dicari dalam kehidupan adalah keberkahan dari Allah SWT. Namun terkadang Saya malah sibuk dalam hal duniawi yang non-esensial. Berfokus kepada hal yang sia-sia dan tidak mendatangkan manfaat. Mungkin kala itu termakan bisikan syetan dan tidak menyadarinya. Kembali kepada Allah benar-benar telah menyejukkan pintu hati Saya, walaupun masih banyak hal yang perlu diperbaiki kembali. Kareka ketika bersyukur dan memohon ampunan kepada Allah SWT, hidup memang terasa lebih mudah, lebih ikhlas menjalaninya. Mungkin selama ini Saya merasa kesulitan menjalaninya, karena tidak mengerti agama dengan baik serta banyak rahasia di dalamnya. Well pada akhirnya, memang hidup tidak akan dapat dimaknai hanya dengan menggunakan logika manusia.

Ya Allah hamba mohon kepada-Mu untuk dipertahankan dan ditambah lagi keimanan kepada-Mu berserta orang-orang dalam hidupku. Izinkan kami untuk terus istiqomah sampai akhir perjalanan kami didunia, kami titipkan dan mohon penjagaan semua yang ada pada kami kepada-Mu Ya Allah. Curahkanlah Kami petunjuk ketika kami sudah mulai lalai. Rahmatilah hidup Kami Ya Allah. Peliharalah dan perbaiki dunia, akhirat dan agama kami. Kami mohon pengampunan-Mu dari segala kesalahan dan kebodohan yang kami lakukan dengan dan tanpa disadari. Tiada daya dan upaya untuk meninggalkan maksiat dan tiada kekuatan untuk melakukan ibadah kecuali atas pertolongan Allah. (P.S. paragraf Ke-tiga terinspirasi dari buku Kumpulan Do’a Sehari-hari yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI pada tahun 2013).

Self healing tidak cukup hanya dilakukan untuk jasmani, namun juga harus dari hati dan pikiran. Ya mungkin travelling akan menghilangkan jenuhmu sejenak, atau mengalihkan pikiranmu dengan film akan membuatmu merasa lebih baik sesaat, namun itu semua akan sirna jika tidak benar-benar diobati dari dalam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: